Anak Sekolah Korban Kemacetan Jakarta

December 27, 2008 at 4:41 pm | Posted in Berita | 1 Comment
Tags: , ,

Kemacetan di daerah Jakarta memang suatu hal yang sangat mudah ditemui. Betapa tidak, ruas jalan yang dulunya tidak terlalu lebar sekarang menjadi sempit dengan adanya busway. Konsep busway sebenarnya merupakan usul yang bagus jika kendaraan yang disediakan cukup banyak dan bus reguler tidak lagi dioperasikan. Bayangkan saja, busway sudah memakan ruas jalan sementara jumlah kendaraan tidak dikurangi (karena bus reguler masih beroperasi). Ada banyak solusi lain yang ditawarkan oleh pemerintah DKI Jakarta tapi tidak dapat meminimalkan kemacetan di Jakarta, antara lain :

  1. Monorel yang hanya berdiri tiang pancangnya saja di beberapa ruas karena memang pola kerja Pemprov selalu semangat di awalnya saja tetapi loyo pada tahap selanjutnya
  2. Waterway yang hanya beroperasi hari Sabtu dan Minggu, padahal waktu sekolah dan kerja kan hari senin sampai dengan sabtu. Bagaimana bisa teratasi kemacetan di Jakarta? Belum lagi pengoperasian waterway ini terhalang oleh banyaknya sampah di Sungai Ciliwung
  3. Program bis sekolah gratis sudah pernah dilaksanakan tetapi macet gara-gara anggaran untuk uang bensin tidak ada.

Apakah Pemprov DKI sudah kehabisan akal dan putus asa dalam menghadapi kemacetan Jakarta?
Apakah tidak bisa diubah cara mengambil keputusan yang selalu coba-coba tanpa berdasarkan penelitian terlebih dahulu?
Apakah tidak bisa mencontoh negara-negara maju yang menerapkan sistem transportasi bawah tanah? Continue Reading Anak Sekolah Korban Kemacetan Jakarta…

Guru Harus dengan Tanda Jasa

December 27, 2008 at 4:34 pm | Posted in Pemikiran | Leave a comment
Tags: , ,

Guru telah membimbing kita menjadi orang yang berpendidikan dan berguna bagi bangsa ini.Terima Kasih Guru

Guru selalu ikhlas untuk membagikan tiap ilmu yang mereka punya.

Guru selalu ingin memberikan yang terbaik bagi muridnya.

Guru merupakan tokoh sentral dalam dunia pendidikan tetapi mengapa gajinya paling sedikit jika dibandingkan dengan profesi lain yang sama-sama dalam dunia pendidikan. Gaji mereka disamakan dengan gaji para TNI yang juga merupakan tokoh sentral dalam keamanan.

Jangan hanya mengelabui para guru dengan sebutan pahlawan tanpa tanda jasa, jadi jika guru meminta balas jasa maka mereka tidak bisa disebut pahlawan lagi. Bukankah bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya?Jika pahlawan itu meninggal kita hanya bisa mengenang dan memuji jasa mereka serta meneruskan perjuangan mereka, tetapi jika pahlawan itu masih hidup apakah hanya cukup untuk dipuji?Pujian itu tidaklah cukup, guru juga manusia biasa yang mempunyai keluarga untuk dibiayai dan disekolahkan juga. Maka ganjaran berupa kenaikan gaji sudah sepantasnya mereka terima. Continue Reading Guru Harus dengan Tanda Jasa…

Lia Eden Kembali Beraksi, Agama Islam Dihapuskan

December 27, 2008 at 4:20 pm | Posted in Berita | Leave a comment
Tags: ,

Lia Aminuddin atau lebih dikenal sebagai Lia Eden (lahir di Surabaya, Jawa Timur pada 21 Agustus 1947…SUROBOYO REK!!!! T_T) adalah pemimpin kelompok kepercayaan bernama Kaum Eden yang kontroversial.
Dia adalah seorang artis dulunya dan karena kemampuannya berdakwah maka dia bisa mendapatkan cukup banyak pengikut pada awal diajarkannya agama Eden.
Pada tahun 1997 sebenarnya MUI sudah melarang penyebaran agama ini yang dulu bernama Salamullah.
Mengapa dilarang???
Ya, tentu saja karena telah menyelewengkan ajaran agama Islam.
Tapi apa yang dilakukan kumpulan ini?
Mereka membalas dengan mengeluarkan “Undang-undang Jibril” (Gabriel’s edict) yang mengutuk MUI karena menganggap MUI berlaku tidak adil dan telah menghakimi mereka dengan sewenang-wenang.
Lia Eden sebenarnya baru saja bebas dari penjara tetapi tidak lama kemudian dia kembali beraksi.
Aksi kali ini sebenarnya sama saja dengan sebelumnya tapi yang lebih mantab adalah adanya surat yang ditujukan kepada presiden.
Apa isi suratnya??
Isi dari surat itu diantaranya adalah menghapus AGAMA ISLAM dan agama yang lain.
Koq gitu seh??
Mungkin para pengikut agama ini merasa bahwa agama yang mereka anut tidak bisa memberi kebahagiaan secara terus-menerus jadi agama Eden-lah yang bisa memberi segalanya di dunia ini.
Kalo hidup bahagia terus di dunia, bagaimana mungkin seseorang bisa memiliki sifat sabar dan ikhlas??

INSAFLAH WAHAI MANUSIA
JIKA DIRIMU BERDOSA
DUNIA HANYALAH TEMPAT KITA BERTEDUH DI KALA KITA KEPANASAN ATAU KEHUJANAN

Sumber :
http://frankdjeby.wordpress.com/2008/12/17/lia-eden-kembali-beraksi-agama-islam-dihapuskan/
id.wikipedia.org/wiki/Lia_Eden

Siapa Kita?

December 25, 2008 at 12:59 am | Posted in Teens Club | Leave a comment
Tags: ,

Ingin Tahu Siapa Kita?

Lihat saja halaman About Us

« Previous Page

Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.