Bagaimana Anda Memperlakukan Al Qur’an?

September 13, 2009 at 2:02 pm | Posted in Belajar, Pemikiran | 1 Comment
Tags: ,

Al-Qur’an memperkenalkan dirinya sebagai “Kitab yang tiada keraguan didalamnya sebagai petunjuk bagi orang yang bertakwa” (Qs 2: 2). Artinya, kitab suci Al-Qur’an merupakan petunjuk dan pegangan hidup kita. Persoalannya sekarang, bagaimana sebenarnya kita memperlakukan Al-Qur’an dalam hidup kita?

Buat sebagian kecil dari kita Al-Qur’an dipandang seolah-olah sebagai “jimat” yang kalau ayat tertentu dibaca maka akan menimbulkan hal yang luar biasa, buat sebagian dari kita Al-Qur’an hanyalah merupakan objek ilmiah yang pantas utk dikotak-katik ayatnya satu demi satu, buat sebagian lagi dari kita mungkin saja Al-Qur’an merupakan sumber “legitimasi”, dalam arti kita gunakan akal pikiran kita utk memecahkan atau menjelaskan masalah lalu kita cari justifikasinya dalam ayat Qur’an.

Apakah cukup al-Qur’an kita perlakukan demikian? Bukankah ia merupakan kitab petunjuk? Sebagai kitab petunjuk berarti al-Qur’an merupakan sumber inspirasi dan sumber bagi hidup kita. Pernahkah kita bila menghadapi masalah kita pecahkan dengan membaca Qur’an? Sudikah kita disaat mendapat banyak rezeki kita syukuri rezeki itu dengan membaca al-Qur’an? Maukah kita disamping membaca koran dan email tiap hari juga mau membaca al-Qur’an setiap hari? Pernahkah kita introspeksi perjalanan hidup kita dengan melihat kandungan ayat suci al-Qur’an sebagai “hakim”nya? Pada umur berapa kita mulai tertarik dengan al-Qur’an dan bersedia menelaah ayat demi ayatnya?

Saya percaya karena Al-Qur’an merupakan kitab petunjuk bagi kita, maka siapapun kita dan apapun background pendidikan kita, maka kita memiliki hak yang sama utk mengakses kitab suci Al-Qur’an. Sudahkah kita gunakan hak kita itu dengan sebaik-baiknya?

Membaca Al-Qur’an merupakan syarat pertama untuk menjadikan kitab suci ini sebagai petunjuk hidup kita. Bisakah kita menjadikan al-Qur’an sebagai petunjuk, namun amat jarang kita membacanya?

Konon, Iqbal kecil dibisiki oleh Ayahnya, “Bacalah Qur’an seakan-akan ia diturunkan untukmu”. “Sejak saat itu,” kata Dr. Muhammad Iqbal–cendekiawan besar asal India, “setiap aku membaca al-Qur’an seakan-akan Al-Qur’an berbicara padaku!”

Maukah kita meningkatkan kedudukan kita, dari sekedar membaca al-Qur’an sampai “berbicara” dengan Al-Qur’an?

Maha Benar Allah dengan Segala Firman-Nya

Sudah brapa juz yang Anda baca hari ini?

~Nadirsyah Hosen~

Sumber gambar :

1. http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/7/7b/Opened_Qur’an.jpg

2. http://www.independent.co.uk/multimedia/archive/00038/pic_38502t.jpg

Share this Post

Advertisements

Jerit Tangis Anak Palestina

January 4, 2009 at 1:36 pm | Posted in Karya, Pemikiran, Puisi | 1 Comment
Tags: ,

Ayah..!! kata mereka kau penjahat
Padahal sebenarnya engkau bukan penjahat
Ayah..!!, mengapa mereka jauhkan aku darimu
Mereka menangkapmu tanpa memberi kesempatan untuk menciumku meskipun hanya sekali
atau mengusap air mata ibu
Ibu..!!, aku melihat air mata di kelopak matamu setiap pagi
Apakah Palestina tidak berhak diberi pengorbanan..??
Setiap hari aku bertanya kepada Matahari
Ibu apakah Ayah akan kembali pada suatu hari
ataukah dia akan pergi selamanya sampai hari Qiyamat
atau dia akan mengusap air mata Ibu yang terus menetes setiap hari..??
Wahai ayah, dimanakah engkau..??
Ooh..bayi-bayi yang dijajah,
kini telah datang hari raya baru setelah hari raya tahun lalu
dan bayi baru pun terlahir sesudah bayi yang itu,
dan para syuhada berguguran setelah gugurnya Syahid yang lalu.
Sedang Ayah masih disembunyikan di sebalik jeruji besi,
dalam sel mengerikan yang tidak layak dihuni Manusia
Mana hari kemenangan dan kehancuran penjara-penjara besi itu..??,
Malulah kalian….
Malulah kalian….
Malulah kalian….
Aku ingin Ayah pulang

Dari : Anak-Anak yang Menulis Sejarah dengan Darah

Derita Anak-Anak Palestina

January 4, 2009 at 1:34 pm | Posted in Karya, Pemikiran, Puisi | Leave a comment
Tags: , ,

Dahulu kebiasaan mereka setiap hari bangun ketika mendengar adzan Subuh dan kicauan burung pagi
Sebelum Matahari terbit mereka pergi ke sekolah masing-masing
Tas-tas ransel mereka seperti kupu-kupu yang hinggap di punggung mereka
dan di siang hari mereka kembali ke alam indah mereka
dan ketika hari mulai gelap, mereka berbaring di buai mimpi
Matahari kan terbit kembali di hari esok sedang mereka masih dibuai mimpi
namun pasukan Yahudi bersenjata lengkap datang menyerang mereka
dan mencuri ketenangan dan kenyenyakan tidur mereka
Yahudi datang membawa kehancuran dan pembunuhan
Mereka hanya bertutur dengan bahsa peluru
Mereka mengepung tempat-tempat tersebut dan membunuh segala jenis burung,
menghancurkan sekolah-sekolah mereka,
mencabut pohon-pohon serta menginjak-injak segala jenis bunga
Mereka datang dengan mebawa kematian

Dari : Anak-Anak yang Menulis Sejarah dengan Darah

Menghitung Berat Badan

January 4, 2009 at 1:32 pm | Posted in Selingan | Leave a comment
Tags: ,

Agus dan Sagu sedang minum kopi dan tiba-tiba muncul suatu topik mengenai berat badan. Sagu tidak punya masalah ketika menyebutkan berat badannya, tetapi si Agus agak keberatan. Kenapa? Karena banyak lemak di tubuhnya sehingga dia malu untuk mengatakannya.
Agar tidak malu Agus memberikan teka-teki kepada Sagu. Ini dia teka-tekinya :

”Berat saya adalah 50 kilogram ditambah setengah dari berat saya”.

Hmm…Rupanya si Sagu bisa menjawab pertanyaan tersebut dalam waktu 2 menit.
Sekarang saatnya Anda yang menjawab. Bisakah Anda menjawabnya?

Ini dia jawabannya!! Continue Reading Menghitung Berat Badan…

Israel Terus Gempur Gaza

December 30, 2008 at 3:11 pm | Posted in Berita | Leave a comment
Tags: , ,

Rasanya warga Palestina benar-benar dibuat musnah oleh Israel Laknatullah.
Israel malah dengan yakin mengatakan bahwa mereka siap melakukan “aksi panjang berminggu-minggu” dengan cara menambah serangan melalui darat ke jalur Gaza
Serangan Israel ini tentu saja bertujuan menghentikan serangan roket kaum militan Hamas. Mereka bertekad untuk menghancurkan semua simbol kekuatan hamas. Sudah banyak yang Israel hancurkan diantaranya adalah layanan kotam fasilitas publik dan pendidikan tentunya.
Belum cukup sampai disitu penderitaan saudara kita di Palestina, kaum Zionis dan pihak Mesir menutup jalur yang digunakan untuk mengirimkan bantuan bagi warga Palestina

Para pejabat Palestina mengatakan 10 orang tewas dalam serangan paling akhir, sehingga total korban jiwa sejak hari Sabtu mencapai 360 orang.

Sementara itu, empat warga Israel tewas dalam kebakaran akibat roket.

Menteri Dalam Negeri Israel, Meir Sheetrit menolak gencatan senjata hingga ancaman serangan roket bisa benar-benar dihentikan.

Seorang pengamat hak asasi PBB menuduh Israel melakukan aksi “pembantian besar-besaran”.

Richard Falk – pelapor khusus hak asasi manusia untuk wilayah Palestina – mengatakan masyarakat internasional harus menekan Israel untuk menghentikan serangan ke Gaza.
“Israel melakukan serangkaian aksi pembantaian dengan senjata modern terhadap populasi yang tidak berdaya – menyerang masyarakat yang selama berbulan-bulan harus menghadapi blokade total,” ujar Richard Falk dalam wawancara dengan BBC.

PBB mengatakan setidaknya 62 warga Palestina yang tewas sejauh ini adalah kaum wanita dan anak-anak, dan badan itu meminta penyeledikan terhadap serangan yang menewaskan banyak korban dari kalangan warga sipil tersebut.

Bentrokan di pantai

Continue Reading Israel Terus Gempur Gaza…

Next Page »

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.